Filed under: Jurnal
Filed under: Jurnal
Filed under: Jurnal
kita kalu tersimpang jauh dr hala tuju…boleh patah balik kan? kita tak di kata kan sesat lagi… kita kalu sesat… langsung hilang ntah kemana… itu kalu dlm perjalanan la… bagai mana pula kalu kita di katakan jauh tersimpang dari kebiasaan kita…dari kelakuan kita…dari sikap kita…boleh kah kita patah balik?boleh kah kita kembali ke sedia kala?…
Filed under: Jurnal
aku memang terlanjur mencintaimu
dan tak pernah ku sesali itu
seluruh jiwa rela ku serahkan
mengenang janji setiaku
kumohon jangan jadikan semua ini
alasan kau menyakitiku
meskipun cintamu tak hanya untukku
tapi cobalah sejenak mengerti
bila rasaku ini rasamu
sanggupkah engkau menahan sakitnya
terkhianati cinta yang kau jaga
coba bayangkan kembali
betapa hancurnya hati ini kasih
semua telah terjadi
aku memang terlanjur mencintaimu
Filed under: Jurnal
Advise, but don’t order.
Ask, but never demand.
practice. It is the secret to true love. To truly practice it, you must
sincerely feel no expectations from those who you love, and yet an
unconditional caring.”
but by the moments that take our breath away…..
Filed under: Jurnal
dalam perjalan hidup kita pasti ada yang berubah… tapi siapa?. apa?.. kenapa?. bagaimana?…aku?.. kau?..dia?.. mereka?.masa?..tempat?. keadaan?…
perubahan itu untuk yg lebih baik?.. atau yang lebih buruk?…
lebih teruk lagi kalau perubahan itu kita sendiri tidak perasan. tidak sedar.. hanya orang sekeliling kita.. orang yg rapat dengan kita yg sedar akan perubahan kita… tapi perubahan itu untuk kebaikan? keburukan?… boleh kah kita kembali ker asal?. ke sedia kala?..
perubahan memerlukan perngorbanan… pengorbanan memerlukan perubahan.. memang saling kait mengait.. tapi kita tak pernah sedar ini semua… tapi kadang2 perubahan itu menyakitkan.. dan paling sedih dan menyakitkan lagi kalu perubahan itu menyebabkan “kejauhan”… “keasingan”… “kepedihan”… “kesedihan”…
aku patut tahu..sebab aku dah merasakan nya… tapi apa daya ku.. perubahan yg aku sendiri tak perasan.. yg aku sendiri tak sedari telah menjauh kan. mengasingkan.. menyakit kan.. orang yang aku sayang… bukan niat utk berubah… tapi perubahan yang terjadi tanpa disedari. andai kata aku sedar..pasti aku tidak berubah.. keadaan. masa. sekeliling membuat aku berubah… aku bukan seperti yang dulu… tapi kenapa aku bukan yang dulu? adakah aku akan kehilangan?.. adakah aku yg akan menghilang?… aku sendiri tak pasti. tetapi…adakah perubahan itu akan mendewasakan kita?
bila bersendirian pasti kita teringat zaman manis.. zaman indah.. zaman mesra… tapi… tapi…. zaman hanya zaman…. masa hanya masa… yang ada SEKARANG… ada kita akan membiarkan perubahan itu terus menerus mengasingkan kita.. menjauhkan kita dan memisahkan kita??..
ku harungi.. hari demi hari.. bersama wajah yg aku tak tau akan kembali atau tidak…. keraguan ini bukan pada nye.. perasan ati masih merindu… aku sendiri masih tercari-cari kepastian….tak sanggup aku.. kehilangan dia..
kugapaikan memori tika bersamamu…
melepaskan segala perasaan rindu
kasih dengarlah degupan jantung dan hati ini
dalami dan hayati..
di manakah kekasih disaat kesepian
ku cari bahagia di dlm asmara
seindah pelangi syurga membelah awan
di belai sentuhan kasih
aku berdiri……memegang janji
setia cinta ku di taman syahdu
walau bertahun bersilih ganti
masih terasa….
tetap di sini….aku menanti
selama mana pun setia kasih
pada yang Esa daku serahkan kasih dan rindu…
setia cinta…itu azimat..yang masih ada
mengapa aku merasakan
dlm senyuman terbawa pedih semalam
ku perlukan teman yang selalu di sisi
menghilangkan duka lara
dan aku mula temui siapa aku
selama ini keresahan..
izinkan aku di sini mendampingi mu
hanya bersama mu
jiwa ini seikhlasnya bahagia
sejauh ini kisah kita
permata jiwa hanya kau kasih
seakan kau menerangi dunia ku
aku genggam azimat mu
kau nyalakan kerinduan ini
memberi ku kekuatan
kau lah satu satu nya bagi ku
percaya lah….
Filed under: Jurnal
1. Kekuatan berfikir
Cinta bermula dari fikiran kita. Berfikir tentang pasangan ideal yang ingin kamu kenali akan membantu kamu mengenali dia, ketika kamu akhirnya bertemu dengan orang yang tepat tersebut.
2. Kekuatan untuk menghormati
Kamu tidak mampu mencintai seseorang atau apasaja kalau kamu tidak menghormati mereka. Orang pertama yang patut kamu hormati ialah dirimu sendiri. Untuk mulai menghormati diri sendiri, kita patut bertanya pada diri sendiri “apa yang aku hormati dalam diriku?”. Untuk mendapat perasaan hormat dari orang lain, bahkan dari orang yang kamu tidak suka, kita patut bertanya pada diri sendiri.”apa yang aku hormati dalam diri mereka?”.
3. Kekuatan untuk memberi
Jika kamu mahu menerima cinta, kamu harus mampu memberikannya terlebih dahulu. Makin banyak cinta kamu beri, makin banyak yang akan kamu terima. Mencintai sama ertinya dengan memberi cinta tulus pada dirimu sendiri. Belajarlah untuk melakukan berbagai macam kebaikan. Formula rahsia untuk meciptakan hubungan yang ceria,penuh cinta,dan abadi adalah dengan selalu berfikir “Apa yang dapat aku beri?”dan bukan Apa yang akan aku dapat?”.
4. Kekuatan persahabatan
Untuk mencari cinta sejati,kamu mesti mencari sahabat sejati terlebih dahulu. Cinta bukan bererti mata kalian saling berpandangan, tapi lebih bererti
bersama - sama melihat ke satu tujuan. Untuk mencintai seseorang seutuhnya, kamu harus mencintai keperibadiannya, bukan fizikalnya. Persahabatan
adalah tanah dimana benih cinta dapat tumbuh. Jika kamu ingin membawa cinta ke suatu hubungan, kamu harus menciptakan persahabatan terlebih dahulu.
5. Kekuatan dari sentuhan
Sentuhan adalah salah satu ekspresi cinta yang paling kuat, menghancurkan dinding pemisah dan menyatukan suatu hubungan. Sentuhan membuat kita lebih dapat merasakan getaran cinta yang sebenarnya.Tetapi agama Islam melarang kita bersentuh-sentuhan tatkala bercinta, kekuatan ini difokuskan kepada suami isteri..
6. Kekuatan untuk melepaskan
“Jika kamu mencintai seseorang, bebaskanlah dia. Jika dia kembali kepadamu,maka dia adalah milikmu. Jika tidak, maka dia tidak akan pernah jadi milikmu”. Bahkan dalam hubungan percintaan, seseorang perlukan ruang untuk dirinya sendiri. Jika kita mahu belajar untuk mencintai, pertama kita harus belajar
untuk memaafkan dan melupakan masa lalu yang buruk serta kedukaan hati kita. Mencintai bererti melepaskan rasa takut, curiga, dan ego. “Hari ini aku melepaskan semua rasa takutku, masa lalu tidak akan dapat mempengaruhiku- hari ini adalah lembaran baru bagi hidupku”.
7. Kekuatan dalam komunikasi
Ketika kita belajar untuk berkomunikasi secara terbuka dan jujur, hidup lalu berubah. Mencintai seseorang bererti berkomunikasi dengannya. Biarkan orang yang kamu cintai tahu bahawa kamu mencintai dan menghargainya. Jangan pernah takut untuk mengucapkan 3 kata magik : “Aku cinta kamu”. Jangan pernah melewatkan kesempatan untuk mengucapkan itu kepadanya. Selalu tinggalkan orang yang kamu cintai dengan kata - kata mesra, kerana ia mungkin boleh jadi hari terakhir kamu melihatnya. Contohnya, jika kamu akan mati tapi diberi kesempatan untuk menelefon orang yang kamu cinta, siapa yang akan kamu telefon, apa yang akan kamu katakan…dan sekarang…kenapa kamu menunggu?
8. Kekuatan dari komitmen
Jika kamu ingin mendapatkan cinta yang berlimpah, kamu harus mampu menciptakan komitmen, dan komitmen tersebut akan tercermin dalam fikiran dan tindakanmu. Komitmen adalah ujian cinta yang sejati. Jika kamu ingin memiliki hubungan yang penuh cinta, kamu harus setia dengan hubunganmu itu. Ketika kamu terikat komitmen pada seseorang, berhenti mencintainya bukan merupakan pilihan. Komitmenlah yang membezakan antara hubungan yang mudah hancur, dengan hubungan yang kuat.
9. Kekuatan semangat.
Semangat, membakar cinta dan membiarkan cinta tetap hidup. Semangat yang terus berkobar, bukan hanya datang dari daya tarik fizikal, tapi datang dari komitmen yang dalam, kemahuan, dan rasa saling tertarik. Semangat dapat diciptakan kembali dengan cara membayangkan saat indah di masa lalu dengannya. Spontan dan kejutan dapat menciptakan semangat cinta. Pokok dari cinta dan kegembiraan selalu sama yang harus kita lakukan adalah mengisi hari - hari kita dengan penuh semangat.
10. Kekuatan dari rasa percaya
Rasa percaya selalu menjadi komponen penting dalam suatu hubungan. Tanpa rasa percaya, seseorang bisa menjadi curiga, cemas, dan takut dan orang lain akan merasa terperangkap dan secara emosional menjadi tertekan. Kamu tidak boleh mencintai seseorang secara utuh sehinggalah kamu mempercayainya secara utuh pula. Bersikaplah seakan - akan hubunganmu dengan orang yang kamu cintai tidak akan berakhir. Salah satu cara untuk mengetahui apakah seseorang itu benar - benar untuk kamu, tanyakanlah pada dirimu sendiri “Apakah aku benar - benar mempercayainya sepenuh hati ?” jika jawapannya adalah “tidak”, maka kamu harus berfikir dengan mendalam sebelum kamu membuat komitmen yang lebih jauh dengannya
Filed under: Jurnal
Congratulations to Mrs.YuanaSopian for her third born baby… Nukman Irsyad
